Buku dan Uang

Buku sumber ilmu dan sumber uang !!



Skip to: Content | Sidebar | Footer

Gratis Buku Pelajaran Digital

15 Desember, 2008 (20:46) | Gratis | By: admin

Sebuah niat baik Pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) masih belum banyak mengatasi masalah kebutuhan buku sekolah. Di lapangan beberapa sekolah masih senang menggunakan buku-buku pelajaran tercetak yang di jual oleh salles dari suatu penerbit.

Kenapa?
Menurut mereka, ongkos mencetak lebih mahal dari pada membeli dari penerbit. Mungkin juga ada hal lain…heemm rabat yang diberikan pihak penerbit pada sekolah yang memakai bukunya. Apakah salah jika sang guru mencari tambahan penghasilan ‘tak terduga ini’ , apalagi bagi seorang guru honorer/tidak tetap. Saya hanya mohon pada Bapak/Ibu Guru supaya penghasilan ‘tak terduga ini’ tidak dijadikan hal yang pokok dalam penghasilan. Anak-anak adalah pejuang masa depan bagi bangsanya, dan jerih payah seorang guru tidak bisa ditakar dengan uang. Setiap kita punya hutang budi yang tak terbayar, dan hutang budi itu pada orang tua dan guru.
Buku-buku yang dijual oleh penerbit, kadang-kadang tidak cocok dengan kondisi di sekolah setempat. Mungkin sejauh mana ketidak sesuaian itu setara dengan kesia-siaan membeli buku. Terutama bagi murid-murid yang tidak gemar membaca. Apakah Anda termasuk murid yang malas membaca?

Mutu
Soal mutu…entahlah, mungkin sebaiknya penilaian mutu itu tidak dipisahkan dari cara mengajar, metode mengajar, sarana lain yang mendukung seperti Laboratorium. Sebab bagaimanapun baiknya buku kalau gurunya tidak mendidik dengan hati dan kasih sayang orang tua kepada anak-anak didiknya akan menjadi kurang bermakna.
Lepas dari semua itu, berikut ini URL buku pelajaran yang disediakan Depdiknas RI http://bse.depdiknas.go.id

Buku adalah sumber ilmu, bisa jadi sumber penghasilan?

15 Desember, 2008 (20:25) | Apa ini? | By: admin

Tidak dapat disamngkal lagi bahwa buku merupakan media klasik yang sangat berharga dalam kebudayaan manusia atau suatu bangsa.
Seberapa besar kita dapat memanfaatkan ilmu yang ada dalam buku-buku yang telah kita baca adalah bergantung dari strategi kita memahami alur pikiran yang ditulis oleh penulis, dan apa keterkaitan intisari ilmu dengan kondisi pribadi kita, lingkungan kita?
Pertama kali yang sangat perlu diperhatikan adalah usahakan membaca/mengkaji sebuah buku dengan hati bahagia dan dengan pikiran tenang.
Dengan membaca dari awal (pegantar penulis) Anda bisa memutuskan untuk membaca buku tersebut secara seri berurutan dari awal sampai akhir, atau Anda bisa membaca buku tersebut secara acak bisa melompat lompat ke bab tertentu.
…..sebelumnya saya mohon maaf, jika sementara saya akhiri sampai disini dulu.

contact: staf@bukudanuang.site50.net